Buscar

Memuat...

everything happened... Supposed to الله

22 Januari 2010

sekular vs islam




Urat nadi sekularisasi adalah relatifisme sejarah.
Sedangkan Islam adalah agama yang mengatasi dan melintasi waktu karena system nilai yang dikandungnya adalah MUTLAK.
Kebenaran nilai islam bukan hanya untuk masa dahulu, namun juga masa sekarang dan akan datang.
Nilai-nilai islam BERLAKU SEPANJANG MASA. Islam menolak ide dekonsekrasi nilai karena dekonsekrasi bermaksud merelatifkan semua system akhlak.
Jadi Islam benar-benar bertentangan dengan sekularisme.
Ringkasnya masalah duniawi selalu terkait erat dengan ukhrawi,Sekularisasi_lah yang berusaha memisahkan ini.
Sekularisme itu ialah paham yang tidak bertuhan.
Seorang sekuler yang konsekuen dan sempurna adalah seorang atheis.Jadi, paham-paham yang yang mengatasnamakan sekulerisme wajib diperangi.


PENGARUH KRISTEN – ORIENTALIS TERHADAP ISLAM LIBERAL
Fakta –fakta yang telah terungkap menunjukan bahwa gagasan sekularisasi Nur Kholis Majid banyak mengadopsi gagasan yang dikembangkan oleh Harvey cox yang notabene berangkat dari konsep dan pengalaman sejarah agama Kristen.Banyak yang menyebutkan bahwa sekularisasi telah menjadi keharusan bagi dunia karena kuatnya dominasi barat.Padahal seharusnya ,ilmuwan muslim bersikap kritis saat mengadopsi gagasan-gagasan seperti ini,karena konsep sekularisasi ini memang bertentangan dengan islam.
Selain itu sejarah islam juga tidak pernah mengalami pengalaman pahit dalam hal hubungan antar agama dan Negara ,atau pertentangan antara agama dan sains ,seperti yang terjadi dalam sejarah Kristen.oleh karna itu tidak bijak jika konsep dan gagasan sekularisasi ini kemudian di adopsi dan diterapkan dalm masyarakat muslim yang memiliki pandangan hidup sendiri.Apa yang dilakukan oleh banyak aktifis islam liberal dengan mempromosikan gagasan sekularisasi sebenarnya tidak lebih dari upaya menjiplak eksperimen Kristen dan Barat yang sayangnya ada saja,kemudian yang mencoba menjustifikasinya dengan mencari dasar pemahamannya dalam ajaran Islam.

1 komentar: